Wow! Liburan yang sangat-sangat menyenangkan! Dari 23 Desember 2009 sampai 3 Januari 2010. Sepuluh hari??? Dan sepanjang hari itu benar-benar cuma diisi dengan berlibur. Murni berlibur! Hahayyy… Hidup liburrr!
Rute liburannya, dari Jakarta ke Surabaya. Rute yang panjang! Untuk seseorang, saya haturkan terima kasih tak terbatas. Serius, ini liburan paling menyenangkan buatku.
Ini dia resume selama berlibur… *Btw, sepertinya ini nggak nyambung sama postingan sebelumnya deh*
Lumpur Lapindo, Wedoro, dan Lontong Balap
Hari ke dua liburan di Sidoarjo, saya yang penasaran dengan semburan lumpur lapindo tiba-tiba diajak jalan-jalan ke kawasan tersebut. Bekas permukiman penduduk dari delapan desa yang sekarang jadi lautan lumpur ini, semula cuma bisa saya lihat di televisi dan surat kabar. Ketika akhirnya saya bisa melihat langsung dan merasakan bau lumpur yang menyengat, tenggorokan saya seperti tercekat. Miris. Prihatin. Kesal dan sedih menyaksikan rumah penduduk lenyap tertimbun lumpur. Sayangnya, saya tidak berkesempatan mendatangi tempat pengungsian korban lumpur lapindo.
Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berkeliling di kampung yang khusus membuat sandal. Namanya Wedoro. Hampir di sepanjang jalan yang saya selusuri, setiap rumah menjajakan sandal beraneka model. Hohohoho…sekali lagi, sayangnya saya nggak beli! *pentung*
Lelah berkeliling (padahal karena nyasar), saya diajak ke warung sederhana yang menjual lontong balap. Yeah, rasanya memang mantap! Maknyuuusss! seperti kata Pak Bambang.
Tapi, dari semua perjalanan itu, yang paling menyenangkan adalah ketika saya bertemu dengan saudara-saudara baru. Fufufu.. Semoga saya berkesempatan bertemu dengan mereka lagi. Amiiin.
Masjid Cheng Ho, Zangrandi, dan Unair.
Next trip, saya kopdar dengan duo seleb blog, Mbak Elsa dan Mas Antown. Kali ini rutenya di seputar Surabaya. Kopdar ini juga sekaligus momentum bayar hutang, karena Mbak Elsa berjanji mau mentraktir saya di Zangrandi. Tentang Zangrandi, monggo datang ke sini. Lengkap! Dijamin ngilerrr!
Nggak cuma itu, saya dan Mbak Elsa juga sudah berkomitmen (kyaaaa bahasaku!) untuk bikin posting tentang Masjid Cheng Ho di Surabaya dan klentengnya yang terletak di Kota Semarang. Awalnya, Mbak Elsa dapat tugas bikin posting tentang Masjid Cheng Ho karena tempat tinggal mbak imut ini di Jombang. Sedangkan saya bikin posting tentang klentengnya yang ada di Semarang.
Voila! Ternyata, saya dan Mbak Elsa malah sama-sama bisa mendatangi Masjid Cheng Ho Surabaya. Great!
Sembari menunggu waktu Salat Dzuhur, kami bertiga menikmati masjid yang dibangun atas inisiatif etnis Tionghoa tersebut. Saya dan Mbak Elsa ngobrol sama Mas Gatot, penjaga Masjid Cheng Ho, dan Mas Antown seperti biasa…Mengabadikan pemandangan masjid ke dalam sketsa! *Tentang Masjid Cheng Ho akan saya buat dalam postingan tersendiri*
Sesuai janji, dari Masjid Cheng Ho, Mbak Elsa yang piawai menyetir mobil mengajak saya dan Mas Antown ke Zangrandi! Yeeeiyyy…akhirnya!
Belum puas, kami lanjutkan jalan-jalan ke kampus B Unair. Seperti kopdar-kopdar biasanya, di sesi ini juga nggak lepas dari pengadabadian moment alias berfoto ria! Bahkan di depan kampus Fakultas Ilmu Budaya sekalipun. Hehehe… Boleh bilang narsis kok!
Tapi, di kampus ini kami harus berpisah. Setelah berfoto ria, berhahahihi, bersalaman, berpelukan, kemudian melambaikan tangan. I’ll miss you, sis! Semoga kapan-kapan bisa ketemu lagi yaaa…
—bersambung–



